Jumat, 13 Juni 2008

Bang Abduh Sapa Warga Pontianak Utara

PONTIANAK - Azan Subuh di Masjid Attaqwa, Siantan bergema. Baru sang muazin yang mengumandangkan azan berada di Masjid tersebut. Tak lama berselang, sebuah mobil sedan masuk ke kawasan Masjid dan muncullah sosok calon Walikota Pontianak Ir.H.Muhammad Abduh A.Rahim mengawali aktifitas roadshow hari ini Selasa (10/6) dengan shalat subuh berjamaah di masjid.


Masjid At-taqwa menjelang subuh kali ini terasa berbeda, hal ini karena kedatangan bakal calon walikota Pontianak Ir.H.M.Abduh A. Rahim dalam rangkaian roadshow sosialisasi di Kecamatan Pontianak Utara.

Acara diawali dengan sholat Subuh berjamaah dan dilanjutkan dengan tausiyah dan dialog yang dihadiri jama’ah, tokoh masyarakat dan kader. Usai menyampaikan taushiyahnya, para jamaah mendoakan agar dimudahkan oleh Allah untuk menjadi walikota Pontianak. Setelah acara berakhir, Ir.H.Muhamamad Abduh yang akrab disapa Bang Abduh beserta rombongan melanjutkan kunjungan ke pasar Puring,Siantan, untuk menyapa para pedagang di sana.

Dalam perjalanan jalan kaki menuju pasar Siantan, Bang Abduh menyapa para penjual buah-buahan yang berada dipinggir jalan. Rasa terkejut dari wajah para pedagang melihat ada sosok calon pemimpin Kota Pontianak yang pagi-pagi buta sudah berkeliling dan menyapa mereka. Karena kondisi masih gelap, rombongan menyempatkan diri untuk sarapan di salah satu warung. Tak lupa diskusi dan canda mewarnai suasana sarapan bersama Bang Abduh pagi itu. Setelah sarapan, Bang Abduh langsung melihat aktivitas para pedagang di pagi hari itu dengan berkeliling serta mendengarkan aspirasi para pedagang.

Umumnya mereka mengeluhkan kenaikan harga BBM yang diikuti kenaikan jenis barang kebutuhan pokok, sehingga daya beli masyarakat menurun. Keadaan ini berimbas pada pendapatan pedagang yang cenderung menurun.Mereka juga mengeluhkan ketidakberpihakan pemerintah kota terhadap para pedagang pasar tradisional. Diantara tegur sapa Bang Abduh dengan para pedagang, seorang laki-laki berperawakan besar berbaju koko putih langsung menghampiri Bang Abduh, “Assalamu’alaikum Bang,” sapanya langsung. Ternyata laki-laki tersebut adalah orang yang cukup penting dikawasan pasar Siantan tersebut. Tak ayal lagi, ia pun segera mengajak Bang Abduh berkeliling pasar, mulai dari pasar sayur, terminal, warung pojok, warung makan sampai ke feri penyeberangan.

Tak lupa tukang sampan dan speed boat pun ia kenalkan ke Bang Abduh. Rombongan yang mengikuti kunjungan pun dibuat takjub karena begitu banyak orang yang ia kenal di kawasan pasar dan terminal Siantan. Bahan direct selling berupa leaflet dan stiker pun ludes dibagi-bagikan kepada masyarakat.

Jam menunjukkan pukul tujuh pagi, sudah saatnya Bang Abduh melanjutkan lagi agenda road show nya di tempat lain. Belum cukup rasanya waktu bersama Bang Abduh, masih banyak lagi tempat yang harus dikunjungi. Menyapa,mendengar dan melayani masyarakat Kota Pontianak.

Pengirim : Syabarudin

Abduh Tepis Isu Bayar PKS dan PAN

“Saya bingung, kenapa ada kabar seperti itu.Kedua perahu tersebut saya terima dengan gratis. Saya maju sebagai calon dari PKS dan PAN karena amanat mereka, bukan karena saya membayar,”


Abduh Center: Pontianak, Isu yang beredar di masyarakat bahwa Ir.H.M.Abduh A.Rahim memperoleh perahu PAN dan PKS dengan membayar mahal ternyata tidak benar. Karena sesungguhnya sosok calon walikota Pontianak ini diusung oleh dua partai tersebut dengan gratis. “Saya bingung, kenapa ada kabar seperti itu.Kedua perahu tersebut saya terima dengan gratis.

Saya maju sebagai calon dari PKS dan PAN karena amanat mereka, bukan karena saya membayar,” tegas Abduh saat dikonfirmasi mengenai isu tersebut.Menurut Abduh, jika seorang calon harus membayar sejumlah besar uang untuk membeli perahu parpol, hanya akan membebani calon walikota tersebut. Logikanya, jka mereka membayar di awal, mereka nantinya pasti akan berusaha semaksimal mungkin mengembalikan modalnya saat menjadi walikota nanti.“

Jika nantinya ada parpol yang ingin bergabung dengan saya, saya hanya inginkan alasan mereka bergabung karena memberikan amanah kepada saya, bukan karena embel-embel lain.Sama seperti di PKS dan PAN, saya dipercaya teman – teman untuk maju sebagai walikota tanpa harus membayar,” tambah Abduh.

Komitemen politik yang dibuat Abduh dan PAN hanya seputar penentuan wakil bagi dirinya untuk maju sebagai walikota. Jika isu tersebut masih saja berkembang di masyarakat, Abduh menantang orang – orang yang menyebarkan isu tersebut untuk membuktikannya. “ Tolong dibuktikan dulu kebenarannya, jangan hanya bisa menyebar fitnah,” tegasnya.

Pengirim : Syabarudin

PKS Resmi Usung Ir.H.M.Abduh

Selain PKS, Abduh juga mendapat dukungan dari partai Amanat nasional (PAN). Karenanya, Abduh merasa terharu dengan dukungan dua partai besar ini.”Ini beban bagi saya untuk menjaga kepercayaan yang mereka berikan kepada saya, jadi saya harus menjaganya,” ujarnya.


Abduh Center : Setelah menjalani proses panjang melalui Tim Optimalisasi Musyarokah, DPD PKS Kota Pontianak secara resmi mengusung Ir.H.M.Abduh A. Rahim sebagai calon walikota Pontianak periode 2008-2013.

Abduh merupakan ketua pertama era Partai Keadilan tahun 1999, yang kemudian mengundurkan diri dari jajaran kepengurusan partai, karena terikat komitmen sebagai PNS. Hingga sekarang jabatan M. Abduh sebagai Direktur Politeknik Negeri Pontianak.

Selain PKS, Abduh juga mendapat dukungan dari partai Amanat nasional (PAN). Karenanya, Abduh merasa terharu dengan dukungan dua partai besar ini.”Ini beban bagi saya untuk menjaga kepercayaan yang mereka berikan kepada saya, jadi saya harus menjaganya,” ujarnya.

Mengenai pasangan yang akan mendampinginya kelak, akan digodok oleh tim koalisi. “Yang pasti harus satu visi dan misi, bukan sekedar pasangan yang ingin menang, tapi setelah menang bagaimana bisa bekerja sama mensejahterakan rakyat Pontianak,”tegasnya.

Pengirim : Syabarudin